1.
Seorang perempuan umur 36 tahun, P5A0 baru saja
melahirkan di PMB. Riwayat plasenta lahir lengkap 15 detik yang lalu. Hasil
pemeriksaan: KU lemah, TD 90/60 mmHg, N 60 x/menit, kontraksi uterus lemah,
tidak ada robekan jalan lahir, perdarahan segar Apakah diagnosa yang paling tepat
pada kasus tersebut?
a.
Robekan jalan lahir
b.
Retensio sisa plasenta
c.
Retensio plasenta
d.
Atonia uteri
e.
Ruptur uteri
2.
Seorang perempuan umur 27 tahun G2 P1 A0 dalam
proses persalinan di Puskesmas, riwayat persalinan normal, sudah dilakukan manajemen aktif kala III. Hasil
pemeriksaan: TFU setinggi pusat, uterus membundar, tali pusat tampak di depan vulva dan tidak bertambah panjang, laserasi
pada kulit perineum, perdarahan 200cc. Apakah
tindakan yang sesuai pada kasus
tersebut?
a.
Merujuk ke RS
b.
Massage fundus
uteri
c.
Menjahit luka
perineum
d.
Melakukan
manual plasenta
e.
Observasi
pelepasan plasenta
3.
Seorang
perempuan umur 27 tahun, G1,P0,A0, inpartu kala 1, di Poskesdes dengan keluhan ingin melahirkan, gerakan janin aktif. Hasil pemeriksaan: djj
normal, dalam pembukaan lengkap, selaput
ketuban utuh, persentase kepala III-IV. Apakah tindakan pertama yang dilakukan pada kasus tersebut?
A. Amniotomi
B. Memantau DJJ
C. Pimpin meneran
D. Bantu atur posisi
E. Observasi kemajuan
persalinan
4.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G2P1A0, usia
kehamilan 38 minggu, kala I di BPM ditemani suami, dengan keluhan mulas sering.
Hasil anamnesis: tidak tahan dengan
sakit pinggang, minta digosok pada bagian yang sakit ini. Hasil pemeriksaan: TD
110/80 mmHg, N 80 x/menit, S 36,7°C, P 18x/menit, kontraksi 3x/10’/40”, DJJ
132x/ menit, penurunan 3/5, pembukaan 6 cm, portio tipis-lunak, ketuban utuh.
Asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
a.
Meminta ibu istirahat
b.
Mengajarkan ibu teknik relaksasi nafas
c.
Memberikan kompres dingin
d.
Menjelaskan bahwa hal tersebut adalah fisiologi
persalinan
e.
Melibatkan suami dalam manajemen pengurangan nyeri
5.
Seorang perempuan, umur 18 tahun, G1P0A0, usia
kehamilan 37 minggu, kala I di puskesmas PONED, mengeluh keluar darah dan
lendir pervaginam. Hasil anamnesis:
mules makin sering, dan semakin kuat. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg,
N 84 x/menit, S 36,5°C, P 18x/menit, TFU 28 cm, kontraksi 3x/10’/35”, DJJ 144x/
menit, kepala masih bisa digoyangkan. Rencana pasien dirujuk tanpa pemeriksaan
dalam terlebih dahulu. Alasan apakah yang paling tepat untuk merujuk pada kasus
tersebut?
a.
Usia ibu
b.
Masa gestasi
c.
Penurunan kepala 5/5
d.
Belum inpartu
e.
His belum adekuat
6.
Seorang perempuan berusia 20 tahun G1P0A0 sedang
dalam proses melahirkan di PMB. Hasil anamnesis: Klien mengeluh perut kencang
sejak 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan : k/u lemah, TD 90/80 mmHg, Nadi 100
kali/menit, S 39°C, P 23x/menit, dan pembukaan 8 cm. Diagnosis apakah yang
paling tepat sesuai dengan kasus tersebut?
a.
Partus Kasep
b.
Partus Lama
c.
Partus Macet
d.
Partus Lambat
e.
Partus Tak Maju
7. Seorang perempuan berumur 24 tahun
PIA0 bersalin di PMB. Telah melahirkan 20 Menit yang lalu. Hasil anamnesis: ibu
merasakan perut terasa mulas. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, S 37 C, P
20 x/menit, kontraksi keras, TFU 2 jari
dibawah pusat, plasenta sudah lahir, terdapat laserasi pada jalan lahir mengenai
mukosa vagina, kulit perineum, otot perineum tranversalis, perdarahan 300 cc. Diagnosis apa yang tepat
sesuai kasus tersebut?
A. Perdarahan postpartum
B. Laserasi perineum derajat 1
C. Laserasi perineum derajat 2
D. Laserasi perineum derajat 3
E. Laserasi perineum derajat 4
8.
Seorang perempuan berumur 24 tahun PIA0 bersalin di
PMB. Telah melahirkan 30 menit yang
lalu. Hasil anamnesis: ibu merasakan perut terasa mulas. Hasil pemeriksaan :
TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, S 37 C, P
20 x/menit, kontraksi keras, TFU 2 jari dibawah
pusat, plasenta sudah lahir, terdapat heating perineum pada jalan lahir,
perdarahan 300 cc. untuk mempercepat
penyempuhan luka laserasi, bidan mengedukasi pada ibu untuk makan tanpa pantangan, minum dan istirahat. Pemenuhan
kebutuhan apa yang tepat sesuai kasus tersebut?
a.
Fisiologis
b.
Harga diri
c.
Rasa aman, nyaman
d.
Aktualisasidiri
e.
Dicintai dan mencintai
9.
Seorang perempuan berumur 28 tahun PIIA0 bersalin di
Klinik telah melahirkan bayi perempuan 5
menit yang lalu. Hasil anamnesis: ibu senang
dengan kelairan putrinya. Hasil pemeriksaan : KU baik, TD 120/80 mmHg, N
80 x/menit, S 37 C, P 20 x/menit, kontraksi keras, TFU setinggi pusat, plasenta belum lahir. Bidan melakukan
pemeriksaan pelepasan plasenta dengan
cara ibu diminta untuk mengejan nampak tali pusat akan turun, saat berhenti mengejan, tali pusat masuk lagi. Manuver
apakah yang tepat sesuai kasus tersebut?
a.
Kustner
b.
Strassmann
c.
Klein
d.
Duncan
e.
Schultze
10. Seorang
perempuan G1P0A0, umur 23 tahun, hamil 39 minggu, datang ke Polindes. Hasil pemeriksaan: TTV dalam batas normal,
tampak tanda – tanda persalinan, TBBJ 3600 gram. Bidan menginformasikan akan
dilakukan episiotomi dan menjelaskan
penyebabnya, namun ibu menolak, sehingga bidan membuat surat penolakan dan ditandatangani oleh suami ibu.
Apa peran bidan untuk kasus tersebut
yang sesuai dengan UU Kebidanan Nomor 4 Tahun 2019 pasal 47?
a.
Pemberi pelayanan
b.
Pengelola
c.
Konselor
d.
Pendidik
e.
Peneliti
Kunci
Jawaban
1.
D
2.
D
3.
A
4.
E
5.
C
6.
B
7.
C
8.
A
9.
C
10. A